Tag Archives: kick andy

Pengungsi Timtim

Lelaki itu sedang berjongkok di depan rumahnya. Keempat anaknya yang masih kecil-kecil juga berjongkok. Mereka tampak sibuk membersihkan butir-butir jagung yang berserakan. Tiada kata, tiada suara. Hening. Sementara matahari siang terasa menyengat.

Kalau tadi saya menyebut “rumah”, itu tidak lebih dari tempat berteduh beratap dedaunan kering dan berdinding anyaman batang bambu. Ada sebuah ruang sempit di bagian depan rumah, di samping pintu masuk. Dari ruangan itu mengepul asap dari kayu bakar. Sebuah ceret air berpantat hitam teronggok di atas tungku berupa susunan batu kali.

Paulus, nama lelaki itu, menatap penuh tanda tanya ketika saya menyapanya. Wajahnya berubah sedikit ramah ketika aktivis sebuah LSM memperkenalkan saya sebagai jurnalis televisi. Ayah empat anak asal Timor Timur itu mengaku sudah sepuluh tahun menetap di kamp pengungsi itu. Bersama ribuan pengungsi yang lari dari Timor Timur pasca konflik 1999, mereka ditampung di Kamp Pengungsi Tuapukan, Nusa Tenggara Timur.

Continue reading

The Magis of Empaty

Suatu malam, sepulang kerja, saya mampir di sebuah restoran cepat saji di kawasan Bintaro. Suasana sepi. Di luar hujan. Semua pelayan sudah berkemas.

Restoran hendak tutup. Tetapi, mungkin melihat wajah saya yang memelas karena lapar, salah seorang dari mereka memberi aba-aba untuk tetap melayani. Padahal, jika mau, bisa saja mereka menolak.

Sembari makan, saya mulai mengamati kegiatan para pelayan restoran. Ada yang menghitung uang, mengemas peralatan masak, mengepel lantai, dan ada pula yang membersihkan dan merapikan meja-meja yang berantakan.

Saya membayangkan rutinitas kehidupan mereka seperti itu dari hari ke hari. Selama ini, hal tersebut luput dari perhatian saya. Jujur saja, jika menemani anak-anak makan di restoran cepat saji seperti ini, saya tidak terlalu hirau akan keberadaan mereka. Seakan mereka antara ada dan tiada. Mereka ada jika saya membutuhkan bantuan dan mereka serasa tiada jika saya terlalu asyik menyantap makanan.

Continue reading