Humor ala Gus Dur [2]


Dalam Berhumor ria dengan Jaya Suprana, Gus Dur mengemukakan humor hampir di segala segi, baik presiden, pejabat, birokrat, agama, sosial, dan lainnya.

Hanya satu yang tidak di angkat, yaitu humor tentang “tentara.”

Parto : “Mengapa Anda tidak meledek Tentara?”

Gus Dur : “Saya tidak punya humor tentang tentara.”

Parto : “Apakah Bapak takut bedil atau sangkurnya?”

Gus Dur : “Tidak juga, saya dekat dengan militer, mengapa harus takut?”

Parto : “Bukankah justru dekat tentara itulah Anda merasa takut? Soalnya bedil ataupun sangkurnya otomatis dekat juga dengan Anda. Setiap saat, peluru atau ujung sangkur bisa masuk ke tubuh Anda.”

Gus Dur : “Rupanya Anda lebih pinter dari saya.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s