Maju Aja Dituntun, Apalagi Mundur


Gus Dur dalam berbagai kesempatan selalu berkata jujur. Tetapi kejujurannya itu terkadang disertai humor “tingkat tinggi” yang membuat para pendengarnya tergelak-gelak.

Salah satu contohnya adalah kala Gus Dur menanggapi berbagai desakan agar dirinya mundur dari kursi kepresidenan pada tahun 2001. Berbagai pihak mendesaknya untuk mundur dengan alasan yang bermacam-macam, terutama karena kasus Bulog dan Brunneigate.

Tanpa basa-basi Gus Dur pun menimpalinya dengan santai.
“Maju aja masih harus dituntun, apalagi mundur.” Ujar Gus Dur spontan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s